Friday, November 27, 2015

Materi Tahsin, Tamhidi (part 3)



Sekarang waktunya kita belajar tentang dengung.

Dengung saat Mim dan Nun Tasydid
Setiap ada min dan nun tasyid, harus dibaca dengung sempurna, artinya 1. Ada suara dari hidung 2. Panjangnya kira-kira lebih dari 3 harakat, tapi kurang dari 4 harakat. Sebenarnya tidak ada ukuran pasti dengung sempurna dengan harakat, namun hal diatas hanya untuk memudahkan.

Bagaimana kita tahu ada suara hidung?  Coba katakan ‘amma (mim dengung), lalu pencet hidung. Kalau suara tiba-tiba berhenti saat kita pencet hidung, berarti sudah ada suara hidung.

Dengung saat Nun dan Mim Tasydid


Idgham
Artinya memasukkan huruf pertama ke huruf kedua. Ada beberapa poin,
1.       Huruf pertama pasti sukun
2.       Jika huruf ke-2 tasydid, huruf ke-1 dianggap tidak ada
3.       Jika huruf ke-2 tidak tasydid, huruf ke-1 tidak hilang keseluruhan
Contohnya, lihat pada gambar.

 
Idghom (Lihat Ba pada Baris Pertama) Huruf ba sukun bertemu ba tasydid : huruf ba ke-1 dianggap tidak ada

Idgom (Lihat Tho sukun bertemu Ta di baris 3) Huruf tho sukun bertemu ta (tanpa tasydid) : huruf tho tidak hilang seluruhnya. Ada isyarat bibir akan mengucapkan tho, tapi selanjutnya kita mengucapkan ta


Hukum Mim Sukun :
Mim sukun bertemu Mim
Disebut idgham mimi, dibaca dengung sangat sempurna.

Idghom Mimi

 Mim sukun bertemu Ba’
Dibaca ikhfaa (samar-samar), antara idhgam dan idzhar, dibaca dengung sempurna

Mim bertemu Ba

Mim sukun bertemu selain Mim dan Ba’
Dibaca jelas, mengalir, tanpa dihentakkan.

Mim bertemu selain Mim dan Ba

 Hukum nun sukun dan tanwin :
Idhhar (Jelas)
Menjelaskan (membuat terdengar jelas) kedua huruf yang bertemu. Yang perlu dicermati, pada mushaf madina, tanda iddhar adalah : jika nun sukun, fathah tanwin, kasrah tanwin, dan dhommah tanwin bertemu huruf a, ha, ain, ha, gha, kha.
Nun sukun (ada tanda sukun diatas nun), fathah tanwin, kasrah tanwin, dan dhommah tanwin (tanwin sejajar) : iddhar
Nun sukun (tanpa tanda sukun diatas nun), fathah tanwin, kasrah tanwin, dan dhommah tanwin (tanwin tidak sejajar) : ada hukum lain, bukan iddhar, bisa ikhfa, idgham, dll
Sederhananya, jika kita baca mushaf madina, walaupun kita tidak hafal apa saja huruf iddhar, namun ketika melihat ada nun sukun serta tanwin sejajar, maka kita sudah tahu kalau itu dibaca jelas. Kalau di mushaf indonesia, semua nun diberi tanda sukun, serta semua tanwin dibentuk tidak sejajar, sehingga kita harus hafal sendiri huruf apa saja yang dibaca idhhar, ikhfaa, dll.

Idhhar

Idghom Bi Ghunnah
Artinya membaca idghom disertai ghunnah (suara dari hidung). Terjadi bila nun sukun dan tanwin bertemu 4 huruf yaitu ya, na, ma, wa. Durasi dengung sempurna

Idghom Bi Gunnah

Idghom Bi La Ghunnah
Artinya membaca idghom tanpa ghunnah. Terjadi bila nun sukun dan tanwin bertemu 2 huruf yaitu lam dan ra.


Iqlab
Artinya merubah suara nun dan tanwin menjadi suara mim. Terjadi hanya pada 1 huruf, yaitu ba (jika nun sukun dan tanwin bertemu ba). Biasanya ada tanda huruf mim kecil tanpa harakat sebelum huruf ba.

Ikhfaa’
Artinya menyamarkan suara nun. Terjadi bila nun sukun dan tanwin bertemu 15 huruf (lihat gambar). Perhatikan, yang dibaca ikhfa adalah bila sebelum huruf hijaiyah terdapat nun sukun (tanpa tanda sukun) dan tanwin tidak sejajar. Durasi dengung sempurna

Ikhfaa (samar)

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright (c) 2010 dellasgarden. Design by WPThemes Expert
Themes By Buy My Themes And Cheap Conveyancing.